Perbandingan

Vercel vs Netlify

Perbandingan Vercel dan Netlify dari sisi yang menentukan: aturan komersial paket gratis, dukungan framework, functions, dan model harga.

Sebagian besar perbandingan Vercel dan Netlify berakhir di kesimpulan yang sama: "tergantung kebutuhanmu." Itu benar, tapi tidak menolong.

Jadi mari mulai dari yang paling menentukan, dan yang paling sering dilewatkan: paket gratis Vercel melarang penggunaan komersial. Netlify tidak.

Kalau situsmu menghasilkan pendapatan — toko online, situs perusahaan, portofolio yang menerima klien — itu satu kalimat yang sudah menjawab pertanyaanmu, dan sisa artikel ini cuma detail.

Ringkasan keputusan

Kalau kamu...Pilih
Pakai Next.jsVercel
Punya situs komersial dan mau tetap gratisNetlify
Butuh form tanpa bikin backendNetlify
Pakai Astro, Eleventy, Hugo, atau SSG lainKeduanya setara
Pakai SvelteKit atau NuxtSedikit condong ke Vercel
Punya lalu lintas besar dan mau biaya rendahLihat Cloudflare

1. Aturan penggunaan komersial

Ini pembeda paling praktis dan paling jarang disebut.

Paket Hobby Vercel ditujukan untuk penggunaan non-komersial. Situs pribadi, portofolio, project belajar, demo — semuanya boleh. Tapi begitu situsmu terkait aktivitas komersial, ketentuannya mengharuskan kamu naik ke paket berbayar.

Paket gratis Netlify tidak punya pembatasan semacam itu. Kamu boleh menjalankan situs bisnis di sana selama pemakaianmu masih dalam kuota.

Tidak ada peringatan otomatis

Vercel tidak memblokir situsmu begitu terdeteksi komersial. Yang terjadi, akunmu bisa ditinjau kapan saja dan kamu diminta naik paket. Buat banyak orang ini baru ketahuan setelah situsnya jalan berbulan-bulan.

2. Dukungan framework

Vercel membuat Next.js. Itu bukan sekadar soal branding — fitur Next.js yang baru biasanya tersedia penuh di Vercel lebih dulu, dan beberapa di antaranya butuh infrastruktur yang memang dibangun untuk itu.

Kalau stack-mu Next.js, memilih Vercel menghemat banyak waktu. Kamu tidak akan menghabiskan sore mencari tahu kenapa satu fitur tidak jalan.

Netlify posisinya netral terhadap framework. Ia mendukung banyak framework dengan baik, tanpa memihak satu pun. Untuk situs statis dari Astro, Eleventy, atau Hugo, keduanya sama-sama bagus dan kamu tidak akan merasakan bedanya.

FrameworkVercelNetlify
Next.jsTerbaikBaik
SvelteKitAdapter resmiAdapter resmi
NuxtPreset otomatisPreset otomatis
AstroBaikBaik
Eleventy, Hugo, JekyllBaikBaik
React/Vue statisBaikBaik

3. Fitur bawaan Netlify yang tidak ada di Vercel

Netlify menyertakan beberapa hal yang di Vercel harus kamu bangun atau beli sendiri.

Form

Tambahkan satu atribut ke tag form, dan submission-nya masuk ke dashboard. Tanpa backend, tanpa layanan pihak ketiga.

<form name="kontak" method="POST" data-netlify="true">

Untuk situs statis dengan halaman kontak, ini menghemat pekerjaan yang lumayan. Paket gratis memberi 100 submission per bulan.

Identity dan split testing

Netlify punya autentikasi bawaan dan pembagian lalu lintas antar-branch untuk A/B testing di level edge. Keduanya tidak ada padanan langsungnya di Vercel.

4. Serverless dan edge functions

Keduanya punya, dan untuk kebutuhan biasa keduanya cukup.

VercelNetlify
Lokasi berkasapi/ atau Route Handlernetlify/functions/
RuntimeNode.js dan EdgeNode.js dan Deno (edge)
Kuota gratisBerbasis pemakaian125.000 pemanggilan per bulan

Perbedaan yang terasa ada di integrasi. Di Next.js + Vercel, Route Handler dan Server Action jadi bagian alami dari kodemu. Di Netlify, function terasa sedikit lebih terpisah — bukan masalah, tapi memang beda rasa.

5. Model harga saat kamu tumbuh

Ini yang membedakan keduanya secara nyata setelah situsmu ramai.

Netlify berlangganan per anggota tim, dengan kuota yang jelas. Tagihanmu relatif bisa diperkirakan.

Vercel juga berlangganan per anggota, tapi banyak komponennya dihitung berdasar pemakaian — pemanggilan function, durasi eksekusi, optimasi gambar, transfer data. Ini adil, tapi artinya tagihanmu bisa melompat kalau ada lonjakan lalu lintas.

Kalau kamu memakai Vercel, pasang batas belanja

Di Settings lalu Billing, atur notifikasi dan batas pemakaian. Cerita soal tagihan mengejutkan hampir selalu berasal dari akun yang tidak pernah menyetel ini. Optimasi gambar sering jadi pos terbesar yang tidak disangka-sangka.

6. Yang sebenarnya setara

Banyak hal yang sering dibandingkan panjang lebar, padahal praktis sama:

  • Deploy preview per pull request — keduanya punya, sama bagusnya.
  • Kecepatan CDN — keduanya memakai jaringan edge global. Selisihnya tidak akan kamu rasakan.
  • SSL otomatis — keduanya gratis dan otomatis.
  • Rollback instan — keduanya menyimpan riwayat deploy dan bisa dikembalikan sekali klik.
  • Bandwidth gratis — sama-sama 100 GB per bulan.
  • Kemudahan pemakaian — keduanya sama-sama sederhana. Yang bilang salah satunya jauh lebih mudah biasanya cuma lebih terbiasa dengan yang satu itu.

7. Berpindah dari satu ke lainnya

Kalau kamu salah pilih, biayanya kecil untuk situs statis. Yang perlu diterjemahkan cuma berkas konfigurasi:

KebutuhanNetlifyVercel
Konfigurasinetlify.tomlvercel.json
Fallback SPA_redirects status 200rewrites
Redirect[[redirects]]redirects
Header[[headers]]headers

Yang mahal adalah kalau kamu sudah memakai fitur khusus platform — Netlify Forms, Netlify Identity, atau Server Action yang bergantung pada infrastruktur Vercel. Pertimbangkan itu sebelum menanam terlalu dalam.

Jadi, pilih yang mana?

Pakai Vercel kalau stack-mu Next.js, atau kamu mengerjakan project pribadi dan ingin pengalaman paling mulus. Untuk Next.js, keunggulannya nyata dan bukan cuma pemasaran.

Pakai Netlify kalau situsmu komersial dan kamu ingin tetap di paket gratis, kalau kamu butuh form tanpa membangun backend, atau kalau kamu memakai SSG dan ingin tagihan yang mudah diperkirakan.

Lihat Cloudflare kalau lalu lintasmu besar dan situsmu sebagian besar statis. Permintaan aset statis di sana tidak dibatasi, dan itu mengubah hitungan biayanya secara mendasar. Perbandingannya ada di Cloudflare Pages vs Vercel.

Dan kalau kamu masih ragu untuk project kecil: pilih salah satu, mulai saja. Keduanya gratis, keduanya bagus, dan memindahkan situs statis antar keduanya cuma pekerjaan satu jam. Waktu yang habis untuk memilih lebih mahal daripada biaya salah pilih.

Langkah praktisnya

Sudah memutuskan? Panduan langkah demi langkahnya ada di sini:

Untuk gambaran menyeluruh soal pilihan hosting statis, lihat panduan memilih hosting website statis.